Ku lihat, ada penderitaan
Ku dengar, suara tangisan..
"Sudah kering kami terbakar,
tambah lagi kau acak-acak
hingga akar!" Ku sadari, mereka teriak
minta tolong
Karena bantuan umumnya
bohong.
Pasti saja minta upeti balik,
Walau habis semua yang dipetik. Dan batu-batu itu adalah
mati,
Hitam, pekat dan tak cantik!
Digunakan pun hanya jadi
nestapa,
Menambah-nambahin polusi udara..! Seandainya saja upaya dan
jerih payah,
Mengeruk tanah, menambang
SDA
Dapat dilakukan setiap insan
manusia, Untuk menyelami diri,
menyentuh hati terdalam.. Kalau saja hati manusia,
Semahal tambang emas atau
batu bara,
Mungkin kita semua akan
berbondong gotong royong
Bahu membahu menolong sesama manusia,
Dan BUKAN sesama kapitalis!